Postingan
Menampilkan postingan dengan label Sawit
BENARKAH Elaeis guineensis SEBAGAI PEMBANGUN SEKALIGUS PERUSAK KONSERVASI TANAH DAN AIR DALAM SUATU KAWASAN ? Oleh Fitriyani Sinaga Erosi tanah adalah peristiwa terangkutnya tanah dari satu tempat ke tempat lain oleh air atau angin (Arsyad, 1976). Pada dasarnya ada tiga proses penyebab erosi yaitu pelepasan ( detachment ) partikel tanah, pengangkutan ( transportation ), dan pengendapan ( sedimentation ). Erosi menyebabkan hilangnya tanah lapisan atas ( top soil ) dan unsur hara yang sangat penting bagi pertumbuhan tanaman. Erosi yang disebabkan oleh air hujan merupakan penyebab utama degradasi lahan di daerah tropis termasuk Indonesia. Tanah-tanah di daerah berlereng mempunyai risiko tererosi yang lebih besar daripada tanah di daerah datar. Selain tidak stabil akibat pengaruh kemiringan, air hujan yang jatuh akan terus menerus memukul permukaan tanah sehingga memperbesar risiko erosi. Berbeda dengan daerah datar, selain massa tanah dalam po...
Lipstik mu Mbak, Kosmetikmu Ukhti Membunuh Orang utan
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
✍ Fitriyani Sinaga
Ruanghutani.id
Masih tentang Sawit. Apakah kosmetik mbak dan Ukhti mengancam masa depan salah satu kerabat terdekat kita, orang utan? Apakah pizza lezat yang Anda makan bersama doi cukup berharga untuk membunuh harimau? Pizza, biskuit dan perawatan kecantikan adalah sebagian dari ribuan produk yang mengandung minyak kelapa sawit, yang mengancam kehidupan spesies penting karena penebangan hutan. Tetapi kajian baru ini mengungkapkan penanaman minyak alternatif dapat menimbulkan bahaya yang lebih besar bagi mahluk hidup. Mengapa cerita ini penting? Minyak kelapa sawit sering kali dipandang sebagai perusak lingkungan yang menyebabkan penggundulan hutan tropis dan mengancam sejumlah spesies penting. Tetapi laporan ini membeberkan kenyataan yang lebih rumit Meskipun kelapa sawit hanya menyebabkan 0,4% deforestasi dunia, hal ini membawa pengaruh besar di sejumlah tempat seperti Indonesia dan Malaysia karena menyebabkan kerusakan sampai 50% di beberapa daerah. Pel...
Nasib Sawit Indonesia Tanpa Uni Eropa?
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
✍ Fitriyani Sinaga
Ruanghutani.id
Eropa mencabut subsidi minyak sawit sebagai bahan bakar lantaran tidak ramah lingkungan. Kini industri nasional mulai mencari pasar pengganti. Namun hal ini diyakini bisa mempercepat laju deforestasi. Kenapa bisa? Suasana kontras berpaut antara Brussels dan Jakarta: Ketika aktivis lingkungan merayakan keputusan teranyar Komisi Eropa mencabut subsidi sawit untuk bahan bakar, pemerintah dan pelaku bisnis di Indonesia meradang. Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan, kembali melayangkan ancaman akan menunda perundingan perdagangan bebas antara kedua belah pihak. Ruanghutan.id menyarankan baca : WHO: Produsen Sawit Contek Industri Alkohol Pengaruhi Riset Ilmiah Hal ini sulit dimengerti oleh pegiat lingkungan Eropa. Sascha Müller-Kraenner, Direktur LSM lingkungan Jerman, Deutsche Umwelthilfe, menegaskan pihaknya melihat sawit semata-mata sebagai bahan pangan, bukan bahan bakar. "Minyak sawit adalah komoditas berharga, terutama untuk sektor makanan at...
👉👉NISKALA👈👈 (klick Aku)🙏 semua Postingan disini
👉👉NISKALA👈👈 (klick Aku)🙏 semua Postingan disini
Informasi data berita tentang fakta,edukasi dan analisis tentang kehutanan, pertanian, pendidikan budaya sosial dan lingkungan hidup. Ragam berita konservasi dan sains lingkungan. @ Seorang pembelajar yang menyenangi membaca dan menulis Jurnal ilmiah. Acap kali juga ngopi dengan penjaga toilet, satpam dan tukang parkir di pinggiran jalan . Kadang mendaki gunung dan memancing ikan dilaut. Masa kecilku Sering nongkrong di sawah bersama petani dan mengembala kerbau di Ladang. @nagadragn