Postingan

Wajah Karang Mumus yang Berubah

Gambar
Sungai Karang Mumus (SKM) adalah sungai utama di Kota Samarinda yang masih memberikan layanan ekosistem bagi warga yang memanfaatkannya sebagai sumber air bersih, tempat mencari ikan dan jalur transportasi air. Nelayan Karangmumus Namun selama puluhan tahun terakhir ini SKM terus mengalami tekanan hebat sehingga airnya bukan hanya keruh kecoklatan melainkan kerap berwarna hitam dan berbau. Akibatnya berbagai jenis ikan perlahan menghilang dan ikan yang mulai dominan adalah ikan Cicak atau Ikan Sapu Sapu. Anak Sungai Mahakam ini memiliki panjang 34,7 kilometer yang  bermula dari Tanah Datar, Kecamatan Muara Badak, Kutai Kartanegara. DAS SKM adalah sub-sub DAS Sungai Mahakam Ilir yang secara topografis daerah alirannya berbukit-bukit dan sebagian datar, serta terdapat rawa-rawa pasang surut dan anak sungai diantaranya adalah Sungai Lubang Putang, Sungai Siring,Sungai Lantung, Sungai Muang, Sungai Selindung, Sungai Bayur, Sungai Lingai dan Sungai Bengkuring. ...

Gaungkan Go Green: Naposo Nauli Bulung Samarinda Gelar Aksi ramah lingkungan di HUT RI 74

Gambar
Ruanghutani News – Terima kasih atas Semangat dan kehadiran seluruh keluarga Naposo Nauli Bulung dalam semarak hari kemerdekaan Republik Indonesia ke 74. Dengan thema Pagomoshon Silaturahmi Mora, kahanggi, anak, boru, dongan sahuta. Hal ini disampaikan dengan penuh kerendahan hati oleh Ramadhan Sakti Nasution, selaku Ketua Panitia dari Naposo Nauli Bulung Samarinda dalam sambutannya berlanjut “Kita berkumpul seramai ini pun sudah sangat luarbiasa, Alhamdulillah semua agenda berjalan dengan lancar, sekali lagi terimakasih partisipasinya kepada kawan-kawan” jelas Ramadhan (18/8/2019). Perkumpulan muda/I batak muslim Samarinda yang dipersatukan dalam Keluarga Naposo Nauli Bulung ini menggelar semarak hari kemerdekaan RI ke-74. Agenda ini telah diselenggarakan tanggal 18 Agustus 2019 lalu.    Dengan thema “Pagomoskhon Silaturahmi, Mora, Kahanggi, Anak, Boru, dohot Dongan Sahuta”.  Tema tersebut mempunyai arti memper-erat tali silaturahmi antar sesama, adik...

Merdeka: Tahi Bonar Simatupang sampaikan Tona-Pasingot budaya batak di HUT RI ke 74

Gambar
Ruanghutani.Kaltim, 27 Agustus 2019 – Masih dalam suasana Kemerdekaan, Seperti tahun-tahun sebelumnya, peringatan HUT RI selalu dimaknai dengan berbagai kegiatan oleh masyarakat di Indonesia, tak terkecuali dengan Perantau batak di Kalimantan Timur. Oleh Fitriyani Sinaga Sekelompok persatuan keluarga batak muslim Samarinda, yang mengatasnamakan perkumpulannya “ Parluhutan Dongan Sahuta” dan Naposo Nauli Bulung bersama-sama memaknai perayaan hari kemerdekaan Indonesia.  Dengan Seragam cerah yang dominan Merah Putih, Semarak 17 Agustus, Sukses dilaksanakan. Agenda ini dilaksanakan tanggal 18 Agustus 2019 dengan tema “Pagomoskhon Silaturahmi, Mora, Kahanggi, Anak, Boru, dohot Dongan Sahuta”.  Acara dilaksanakan di Taman tanah merah lempake Samarinda. Dalam acara tersebut dimulai sejak pagi pukul 09.00- 16.00 WITA. Acara ini digelar sekaligus Silaturahmi setelah idul Adha beberapa hari sebelumnya, makan bersama, Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke – 74. Dim...

Kehutanan Berduka,Wafatnya Prof.Dr.Ir.H.R.Sambas Wirakusumah MSc.

Gambar
Kabar duka dari kehutanan Seluruh Indonesia dan Seluruh civitas akademika Unmul bahwa telah meninggal Rektor pertama Unmul, Prof.Dr.Ir Sambas Wirakusumah MSc. wafat di usia 84  tepat pada tanggal 06 Agustus 2019 pukul 20.19 WIB.  di RS Mayapada lebak Bulus Jakarta Selatan dan telah dibawa langsung ke rumah duka di Jln. BDN Raya Nomor  5, Cipete Selatan Cilandak DKI Jakarta. Penulis mendapat infomasi dari kerabat almarhum di kehutanan IPB. Terhitung sejak kemarin telah tiba utusan dari Unmul yang diwakili oleh Wakil Rektor  1 Bidang Akademik, Prof Mustofa Agung Sardjono. UNKAT  jadi UNMUL dan pencetus kampus Gunung Kelua  Almarhum Prof Sambas adalah rektor Unmul selama 8 tahun sejak 197-1980. Almarhum juga merupakan salah satu pendiri atas pergantian nama UNMUL dari yang semula Universitas Kalimantan Timur ( UNKAT). Seorang tokoh yang mampu mengembangkan unmul dengan sangat pesat, tercatat dapat mengmbangkan jurusan dan fakultas yang ada di ...

Lipstik mu Mbak, Kosmetikmu Ukhti Membunuh Orang utan

Gambar
Masih tentang Sawit. Apakah kosmetik  mbak dan Ukhti mengancam masa depan salah satu kerabat terdekat kita, orang utan?   Apakah pizza lezat yang Anda makan bersama doi cukup berharga untuk membunuh harimau? Pizza, biskuit dan perawatan kecantikan adalah sebagian dari ribuan produk yang mengandung minyak kelapa sawit, yang mengancam kehidupan spesies penting karena penebangan hutan. Tetapi kajian baru ini mengungkapkan penanaman minyak alternatif dapat menimbulkan bahaya yang lebih besar bagi mahluk hidup. Mengapa cerita ini penting? Minyak kelapa sawit sering kali dipandang sebagai perusak lingkungan yang menyebabkan penggundulan hutan tropis dan mengancam sejumlah spesies penting. Tetapi laporan ini membeberkan kenyataan yang lebih rumit Meskipun kelapa sawit hanya menyebabkan 0,4% deforestasi dunia, hal ini membawa pengaruh besar di sejumlah tempat seperti Indonesia dan Malaysia karena menyebabkan kerusakan sampai 50% di beberapa daerah. Pel...

Nasib Sawit Indonesia Tanpa Uni Eropa?

Gambar
Eropa mencabut subsidi minyak sawit sebagai bahan bakar lantaran tidak ramah lingkungan. Kini industri nasional mulai mencari pasar pengganti. Namun hal ini diyakini bisa mempercepat laju deforestasi. Kenapa bisa? Suasana kontras berpaut antara Brussels dan Jakarta: Ketika aktivis lingkungan merayakan keputusan teranyar Komisi Eropa mencabut subsidi sawit untuk bahan bakar, pemerintah dan pelaku bisnis di Indonesia meradang. Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan, kembali melayangkan ancaman akan menunda perundingan perdagangan bebas antara kedua belah pihak. Ruanghutan.id menyarankan baca :  WHO: Produsen Sawit Contek Industri Alkohol Pengaruhi Riset Ilmiah Hal ini sulit dimengerti oleh pegiat lingkungan Eropa. Sascha Müller-Kraenner, Direktur LSM lingkungan Jerman, Deutsche Umwelthilfe, menegaskan pihaknya melihat sawit semata-mata sebagai bahan pangan, bukan bahan bakar. "Minyak sawit adalah komoditas berharga, terutama untuk sektor makanan at...

Krisis Air Bersih, SESUKAMU dan WWF Berikan Pemahaman Air Bersih

Gambar
Air adalah suatu zat cair yang tidak mempunyai rasa, bau dan warna. Terdiri dari hidrogen dan oksigen dengan rumus kimia H2O. Karena air mempunyai sifat yang hampir bisa digunakan untuk apa saja, maka air merupakan zat yang paling penting bagi semua bentuk kehidupan (tumbuhan, hewan, dan manusia) sampai saat ini selain matahari yang merupakan sumber energi. Air dapat berupa air tawar dan air asin (air laut) yang merupakan bagian terbesar di bumi ini. Oleh Fitriyani Sinaga   Kalimantan timur dengan segala kekayaan airnya tepatnya di Sungai Karang Mumus yang sudah tercemar dan mengalami krisis air bersih. Kualitas Air sungai Karang Mumus sudah tercemar sedang dan berat. Penurunan kualitas air ditandai adanya parameter yang tidak lagi memenuhi baku mutu lingkungan seperti Total Suspended Solidn (TSS), Dissolved Oxigen (DO), Biological Oxigen Demand BOD), Chemical Oxigen Demand (COD). sehingga tidak layak untuk air baku untuk air minum Dikonfirmasi oleh Yustinus p...

Sungai Karang Mumus Rusak: Donasi Rawat Bumi

Gambar
Sungai Karang Mumus Rusak : Donasi Rawat Bumi Sub DAS Karang Mumus terletak di DAS Mahakam yang termasuk di Wilayah Sungai Mahakam. Terletak di Kota Samarinda dan sebagian kecil di Kabupaten Kutai Kartanegara. Sungai yang berada di sepanjang kota samarinda ini memiliki luas 316,22 km2 atau 31,622 ha dengan keliling sebesar 103,26 dan 20 Sub-Sub DAS (SSD) . Oleh Fitriyani Sinaga Aliran sungai Karang Mumus ini melewati Kecamatan Samarinda Utara dan sebagian kecil di Kecamatan Sungai Pinang, Samarinda Ulu, Samarinda Ilir, Samarinda Kota dan Sambutan. Pada Kabupaten Kutai Kartanegara keseluruhannnya terletak di Kecamata Muara Badak. Sungai Karang Mumus Mengalami Kerusakan   atas p embukaan lahan besar-besaran seperti penebangan liar, pertambangan batubara, perluasan permukiman, hilangnya daerah Luapan air (daerah rawa), okupasi daerah sempadan sungai dan pengelolaan sampah-limbah yang belum optimal. Menyebabkan banjir, pendangkalan sungai, penurunan kualitas a...

Suarakan Jam Bumi : Yustinus Gelar Diksusi di Cafe Mawar

Gambar
Biasanya kalau ngopi malam, saya Fitriyani Sinaga, berkumpul.dengan rekan/teman/sahabat sebaya (peer group). Obrolan akan terasa lebih nyambung utamanya jika bercerita tentang hal-hal kelampauan. Namun malam tadi (Senin, 25 Maret 2019) saya menghabiskan segelas Kopi Sidikalang yang diseduh dengan metode V60 bersama mereka yang jauh lebih muda dari saya. Di Kedai Coffee Mawar ( Jalan Mawar) dengan Ina dan Putri serta dua temannya lalu bergabung pula Dragon (Fitriani Sinaga). kami berbincang tentang Earth Hour dan Hutan. Ina, Putri dan dua teman lainnya adalah relawan EH Samarinda. EH atau Earth Hour adalah sebuah kegiatan global yang diadakan oleh World Wide Fund for Nature (WWF) pada Sabtu terakhir bulan Maret setiap tahunnya. Kegiatan ini berupa pemadaman lampu yang tidak diperlukan di rumah dan perkantoran selama satu jam untuk meningkatkan kesadaran akan perlunya tindakan serius menghadapi perubahan iklim. Kegiatan yang dicetuskan WWF dan Leo Burnett ini pertama kali...

Informasi data berita tentang fakta,edukasi dan analisis tentang kehutanan, pertanian, pendidikan budaya sosial dan lingkungan hidup. Ragam berita konservasi dan sains lingkungan. @ Seorang pembelajar yang menyenangi membaca dan menulis Jurnal ilmiah. Acap kali juga ngopi dengan penjaga toilet, satpam dan tukang parkir di pinggiran jalan . Kadang mendaki gunung dan memancing ikan dilaut. Masa kecilku Sering nongkrong di sawah bersama petani dan mengembala kerbau di Ladang. @nagadragn